Batas ini sangat tipis, setipis garis yang membelah antar dua kertasPesonamu sangat hebat, pesonamu masih membekas di palung terdalam hatiku,sangat dalamAku tahu kamu mulai terbiasa dengan keadaan ini, tetapi aku tetap menantimu,ah, betapa bodohnya aku?Tidak, aku tidak bodoh. aku telah menentukan pilihan dan aku harus yakin kepada pilihan ituaku akan tetap menantimu, entah sampai kapan.. mungkin sampai ada seseorang yang menyadarkan penantian panjangku..aku menunggumu, ya aku menunggumu, karena aku yakin engkau untukkuaku menunggumu karena aku *masih* percaya engkau yang terbaik untukku..kau punya pilihan untuk mencampakkanku, untuk tidak memperdulikanku dan untuk menganggapku sebagai penggangumu, tetapi aku akan selalu begitu,aku menunggumu, menantimu..yakinkan dirimu untuk kembali padaku, karena aku ingin kamu..
Rabu, 24 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar